Logo add friend tour 2017 (geopark)


Assalamu'alaikum, lur. Alhamdulillah di penghujung bulan Mei ini masih pada sehat kan? Tidak berasa ya bahwa Ramadhan akan segera pergi, dan Syawal akan datang. Sedih bila kita mengingat akan dosa kita yang mungkin telah tertumpuk banyak tanpa kita sadari, dan hanya di bulan suci ini lah kesempatan kita untuk menghapusnya dengan penghapusan yang luar biasa besar. Namun di artikel kali ini admin tidak akan membahas perihal bulan Ramadhan, melainkan akan mengisahkan, atau menceritakan tentang kami, atau tentang Mecakawani saat menjalankan event add friend tour yang pertama kali di Geopark. Sudah sering admin tuliskan dan jelaskan apa itu add friend tour? Kamu bisa cari artikel yang membahas add friend tour di beranda site ini.

Add Friend Tour
Sejak saat itu, perencanaan acara adalah langsung dari ketua Mecakawani angkatan 3 (penggerak). Mengusulkan untuk pergi jalan-jalan, atau touring, atau yang lebih kita pakai sebagai aktifitas Adventure ke Geopark, Ciletuh, Sukabumi. Awalnya hanya akan menghadirkan beberapa orang saja yang ikut. Tanpa sang ketua sangka, prediksi tentang keanggotaan yang ikut serta dalam event tersebut rupanya melonjak tinggi. Menghadirkan hampir tiga puluh orang yang ikut dalam event ini. Namun itu tidak semua adalah anggota dari Mecakawani. Ada sanak soudara dari anggota kami yang mengikuti event umum ini. Ya, add friend tour adalah event besar milik kami sebagai event umum. Jadi, tidak ada salah jika siapa saja bisa ikuti acara kami ini tanpa menjadi anggota yang utuh.

Potret amatir dari salah satu anggota mecakawani saat perjalanan ke Geopark

Kami berangkat dari Base Mecakawani pada pukul 09:00 dari waktu yang dijadwalkan adalah 07:30. Sungguh waktu yang melar panjang. Kalo dari bahasa sundanya mah Ngaret. Kenapa bisa seperti itu? Itu karena dua faktor yang menghambat waktu. Diantaranya adalah, pertama; kami harus menunggu kepastian orang yang akan membatalkan ikut event ini. Mengapa orang tersebut? Alasannya ada dalam faktor permasalahan kami yang kedua, yaitu kendaraan. Sungguh, saat itu sangat-sangat diluar dugaan, dan diluar prakiraan. Peserta pengikut melonjak dari satu hari sebelum pemberangkatan event. Bayangkan saja, sedangkan kendaraan yang sudah para pengurus event tetapkan sudah cukup dengan jumlah anggota yang ikut.

Dua orang memilih untuk mundur, yaitu Ramdan, dan Rifky. Ketua sempat bingung dan merasa bersalah. Hingga akhirnya, kedua orang dari salah satunya adalah anggota Mecakawani tetap mundur dan tidak ikut atas alasan kurangnya tempat atau kendaraan. 

Pada saat itu, kami memang berangkat dengan lima motor dan satu mobil pick up. Lalu bertambah menjadi enam motor di saat hari keberangkatan tersebut. Boleh dibilang, "add friend tour pertama kami sungguh berjalan semrawut." Benar-benar diluar prakiraan kami yang sudah tersusun rapih. Akhirnya, dari bertambahnya banyak orang yang hadir dalam event ini, kami mendadak untuk berhentikan angkot kosong untuk kami sewa (lengkap dengan supir).

Setelah banyak angkot kami stop, akhirnya kami temukan satu yang siap sedia untuk kami sewa selama dua hari. 

Istirahat dalam perjalanan yang sangat melelahkan

Dalam perjalanan, kami lebih sering beristirahat untuk meredakan pegal, terutama anggota yang mengendarai motor. Saat itu, kami masih belum memasang peraturan touring, dimana jika ada yang berhenti untuk sekedar isi bensin, atau beristirahat, maka semua harus berhenti. Maka dalam gambaran foto diatas lah ketika beberapa anggota kami beristirahat tanpa banyak anggota lainnya. Hal ini pula sebab kami lebih gagal dalam sebuah perjalanan. Melenceng jauh dari konsep acara yang sudah dibuat.

Namun ketika saat itu, dalam perjalanan kami sangat bersyukur selamat dan sehat semua sampai akhir tujuan. Butuh waktu hampir dua belas jam kami sampai ke Geopark akibat terlalu banyak berhenti dalam perjalanan, ditambah lagi kondisi jalanan dari Sukabumi ke Pelabuhan Ratu, Ciemas sangat macet. 

Kita sampai dan stay di pantai Palampang Ciletuh pada saat maghrib akan tiba. Setelah beristirahat sejenak dan menikmati pemandangan langit jingga, kami bergegas untuk mendirikan satu tenda, dan membakar api unggun untuk memasak kopi. Peralatan, perlengkapan, juga perbekalan kami kala itu sangat-sangat minimalis. Kami pun malu dengan pihak orang luar yang bukan bagian dari keanggotaan Mecakawani. Tapi, mereka mengerti, dan tidak menyesal untuk ikut acara ini. Terima kasih telah berpartisipasi, meski hanya seadanya, tapi ini lah kami.

Jika kamu penasaran seperti apa sih perjalanan kami ketika add friend tour pertama? Kamu bisa langsung nonton aksi kami di Youtube dengan kata kunci Mecakawani Adventure atau bisa langsung klik Disini.

Atas waktu dan perhatiannya, admin haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Lalu, mohon doa-nya juga agar event "add friend tour" kami yang kedua bisa berjalan lancar. Aamiin. Salam Lestari, salam Sukabumi, Salam Mecakawani. Bravo!

Post a Comment